Friday , October 30 2020
Home » The Lounge » News » Terkena Ransomware, Garmin Hentikan Layanan GPS

Terkena Ransomware, Garmin Hentikan Layanan GPS

foto : Forbes

Terkena Ransomware, Garmin Hentikan Layanan GPS

lebakcyber.net – Terkena ransomware, Garmin hentikan layanan GPS. Garmin yang merupakan perusahaan pembuat smartwatch dan juga fitness tracker yang berasal dari Amerika Serikat sudah menutup semua layanan yang berhubungan dengan pelacakan menggunakan GPS sejak tanggal 23 Juli lalu.

Dihentikannya layanan GPS tersebut diduga akibat adanya serangan ransomware baru yang bernama WastedLocker yang sudah mengumpulkan semua sistem yang dimiliki oleh Garmin, termasuk salah satunya adalah layanan flyGarmin, fitness tracker dan juga aplikasi Garmin Pilot.

Ransomware sendiri adalah sebuah malware atau program berbahaya yang bisa mengenkripsi file dan juga mengunci data-data yang dimiliki para penggunanya. Agar bisa membuka enkripsi dari ransomware tersebut, para pelaku biasanya meminta sejumlah uang tebusan terlebih dahulu.

Advertisements

Ransomware WastedLocker sendiri diklaim merupakan salah satu jenis ransomware yang cerdas karena dikatakan mampu mengelabui berbagai macam aplikasi perlindungan terhadap anti malware yang diterobosnya.

Agar dapat membuka enkripsi dari ransomware WastedLocker tersebut, si peretas meminta uang tebusan sekitar USD 5 ribu atau sekitar Rp. 7,3 miliar sampai USD 1 juga atau sekitar Rp. 14,6 miliar kepada pihak Garmin.

Advertisements

Sekarang ini pihak Garmin masih menutup beberapa layanan pelacakan GPS yang mereka miliki dan juga sedang melakukan pemeliharaan sistem sampai beberapa hari kedepan. Hal tersebut bertujuan agar dapat mengatasi serangan dari malware tersebut.

Sejalan dengan ditutupnya layanan yang dimiliki oleh Garmin tersebut, pihak Garmin juga sudah menon-aktifkan sementara situs web yang mereka miliki dan juga diikuti dengan penutupan sinkronisasi data pada para pengguna layanan Garmin Connect.

Akibat dari langkah yang diambil oleh pihak Garmin tersebut, para pengguna sudah tidak bisa membagikan aktivitas kegiatan olahraga yang mereka lakukan seperti bersepeda atau berlari kepada teman-temannya melalui beberapa platform terkait, seperti Strava.

Strava sendiri merupakan sebuah aplikasi iOS dan juga Android yang mampu disinkronkan dengan berbagai perangkat jam pintar, dan salah satunya adalah jam pintar buatan Garmin.

Pihak Garmin juga bahkan sampai menutup layanan flyGarmin yang berisikan database penerbangan dan juga beberapa lini produksinya yang tersebar di wilayah Asia.

Pihak Garmin dalam akun Twitter resminya menyatakan bahwa penutupan layanan yang mereka lakukan juga ikut memblokir akses panggilan telepon, e-mail serta obrolan yang dikirimkan secara online oleh para pengguna.

Bukan hanya mempengaruhi para pengguna jam pintar secara khusus, para pilot yang juga tidak bisa mengakses fitur layanan flyGarmin dan juga aplikasi Garmin Pilot.

Dikutip dari halaman ZDNet, flyGarmin merupakan salah satu layanan web milik perusahaan Garmin yang mendukung beberapa peralatan navigasi untuk penerbangan.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Check Also

Terungkapnya Sosok dibalik Serangan WannaCry

Terungkapnya Sosok dibalik Serangan WannaCry

Terungkapnya Sosok dibalik Serangan WannaCry lebakcyber.net – Departemen Hukum Amerika Serikat mendakwa seorang programmer asal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *