Monday , September 28 2020
Home » The Lounge » News » Remaja 16 Tahun Tewas Akibat Main Game Tanpa Henti

Remaja 16 Tahun Tewas Akibat Main Game Tanpa Henti

foto : Business Insider

Remaja 16 Tahun Tewas Akibat Main Game Tanpa Henti

lebakcyber.net – Remaja 16 tahun tewas akibat main game tanpa henti. Seorang remaja yang berusia 16 tahun ditemukan sudah tidak bernyawa setelah selama berhari-hari dirinya bermain game PUBG. Selama bermain game, dirinya sampai melewatkan waktu untuk makan dan minum.

Dikutip dari halaman Gizmochina, Senin (17/08/2020) remaja yang berasal dari Andhra Pradesh, India tersebut sudah mengalami dehidrasi parah akibat tidak makan dan juga minum selama dirinya bermain game PUBG tersebut.

Saat keluarganya mengetahui kalau remaja 16 tahun tersebut sudah jatuh sakit, remaja tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit swasta yang berada di kota Eluru. Remaja tersebut semakin menderita diare parah dan juga dirinya harus menjalani operasi pembedahan.

Advertisements

Namun sayangnya, operasi tersebut mengalami kegagalan yang menyebabkan remaja tersebut harus meninggal dunia setelah sebelumnya bermain game PUBG berhari-hari sampai lupa makan dan minum.

Terlepas mengenai kasus kematian tersebut, game Player Unknown’s Battlegrounds merupakan salah satu permainan Battle Royale yang sangat populer di India, bahkan juga di dunia.

Advertisements

Game PUBG tersebut sendiri tersedia di berbagai platform, termasuk salah satunya tersedia pada platform mobile yang sekarang ini sangat digemari oleh anak-anak dan juga remaja.

Ironisnya, kasus kematian yang diakibatkan oleh kecanduan dalam bermain game PUBG di India tersebut bukanlah kasus kematian yang pertama terjadi.

Pada bulan Januari lalu saja, Harshal Memane seorang pria berusia 25 tahun meninggal dunia akibat menderita stroke otak yang diakibatkan terlalu lama dalam bermain game PUBG.

Pria yang berasal dari Pune tersebut pada awalnya mengeluh kalau dirinya tidak bisa menggerakkan tangan dan juga kakinya pada saat dirinya bermain game.

Tidak lama setelah itu, dokter dari rumah sakit yang melakukan diagnosis pada masalah tersebut mengatakan penyebabnya adalah perdarahan intraserebral. Namun sayangnya pria tersebut tidak dapat disembuhkan dan akhirnya meninggal dunia beberapa hari kemudian.

WHO atau badan kesehatan dunia juga sempat mengatakan kalau game memiliki sebuah sifat adiktif yang bisa memberikan efek kecanduan bagi para pemainnya.

Bahkan badan kesehatan dunia tersebut juga sempat memasukan bahwa kecanduan game masuk kedalam salah satu kategori gangguan mental.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *