Thursday , July 25 2024

Pengiklan Besar Tinggalkan Twitter

Pengiklan Besar Tinggalkan Twitter

lebakcyber.net – Pengiklan Besar Tinggalkan Twitter. Sepertinya sekarang ini Elon Musk sebagai pemilik Twitter sedang pusing, pasalnya sekarang ini bisnis Twitter yang berada dibawah manajemennya sedang bergejolak.

Hal tersebut dikarenakan 50 dari 100 pengiklan paling besar yang ada di Twitter dilaporkan sudah pergi. Informasi tersebut didapat dari laporan grup non-profit Media Matters for America.

Adapun beberapa pengiklan besar yang memasang iklannya di Twitter namun memilih untuk pergi adalah CNN, AT&T, Coca-Cola, Dell, Nestle, HP, Verizon, DirectTV, Volkswagen, Wells Fargo dan General Mills.

Laporan yang didapat dari Mashable juga menginformasikan kalau perusahaan Chipotle, Chevrolet, Jeep dan Fort juga ikut menghentikan iklannya di media sosial yang memiliki logo burung Larry Bird tersebut.

Analisis media The Washington Post juga tidak lama ini telah menemukan adanya lebih dari sepertiga pengiklan top yang memasang iklannya di Twitter sudah tidak lagi memasang iklannya di jejaring sosial waktu dalam kurun waktu dua minggu terakhir ini.

Bahkan baru-baru ini juga Elon Musk mengatakan kalau perusahaan Apple juga sudah menghentikan sebagian besar iklannya di Twitter.

Deretan pengiklan besar tersebut sepertinya menghentikan pemasangan iklannya setelah Musk melakukan perombakan pada Twitter dengan berbagai strategi baru, dan juga mengenai kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Musk serta moderasi konten baru.

Salah satunya adalah mengenai langganan Twitter Blue yang ditarif dengan harga USD 8 yang mencakup keuntungan centang biru. Layanan tersebut menimbulkan kekhawatiran para pengguna dimana ditakutkan akan banyak akun yang memiliki centang biru palsu yang bermunculan di Twitter.

Untuk masalah moderasi konten sendiri, Musk yang sangat menjungjung tinggi kebebasan untuk berbicara juga sudah membuka blokir permanen pada akun Twitter pribadi yang dimiliki oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Akun milik Donald Trump sendiri sudah diblokir sejak bulan Januari 2021 karena dianggap sudah melanggar kebijakan yang dimiliki oleh Twitter serta memiliki resiko melanggengkan kekesaran serta ujaran kebencian mengenai kasus kerusuhan yang terjadi di gedung DPR/MPR Amerika Serikat yang berujung pada jatuhnya korban.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *