Friday , July 12 2019
Home / The Lounge / Kabar Tekno / Yang Harus Dilakukan Pengguna Setelah Uber di Bobol Hacker

Yang Harus Dilakukan Pengguna Setelah Uber di Bobol Hacker

foto : the verge

Yang Harus Dilakukan Pengguna Setelah Uber di Bobol Hacker

lebakcyber.net -Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya bahwa perusahaan transportasi online Uber pada tahun 2016 lalu sempat dibobol oleh Hacker. Jutaan data dari total 57 juta pengguna jasa Uber telah berhasil didapatkan oleh hacker. Dan berikut ini adalah yang harus dilakukan pengguna setelah Uber di bobol Hacker.

Pada tahun 2016 lalu hacker berhasil mengambil data pengguna Uber yang berisi email dan juga nomor telepon. Pihak Uber sendiri sudah memberikan uang sebesar USD 100 kepada hacker yang membobol Uber dan menutup-nutupi kejadian tersebut.

National Cyber Security Center (NCSC) yang merupakan salah satu bagian dari badan intelejen Inggris, yaitu Government Communication Headquarters (GCHQ) memberikan beberapa tips setelah kejadian dibobolnya Uber oleh Hacker.

Tips dari NCSC ini ditujukan kepada para pengguna dan juga driver Uber di Inggris, tapi juga tidak ada salahnya untuk mengikuti tips mereka. Karena sampai saat ini belum diketahui data pengguna Uber yang berhasil dibobol oleh Hacker ada di wilayah mana saja.

NCSC juga memberikan informasi terkini, NCSN belum mengetahui berapa tepatnya kerugian finansial yang diakibatkan oleh pembobolan data Uber oleh hacker tersebut. Di Inggris sendiri bila merasa menjadi korban akibat pembobolan tersebut sebaiknya segera melaporkan hal tersebut kepada Acrtion Fraud.

Kalau langkah diatas berlaku untuk para pengguna jasa Uber dan juga para Driver di Inggris, maka selanjutnya tips tersebut juga bisa diterapkan pengguna Uber di belahan negara lainnya, seperti misalnya di Indonesia sendiri. Disampaikan oleh NCSC, jangan terlalu cepat terburu-buru untuk menghapus aplikasi Uber, karena NCSC sendiri belum melihat resiko yang ada didalamnya.

NCSC menyarankan kepada para pengguna jasa Uber dan juga Driver untuk mengganti password aplikasi Uber yang digunakan. Dan juga harus berhati-hati terhadap email masuk yang mencurigakan. Selain itu NCSC menyarankan agar berhati-hati terhadap panggilan telepon yang masuk, apalagi jika orang itu meminta dan menanyakan tentang informasi keamanan.

Walaupun kalian di Indonesia dan selalu menggunakan jasa transportasi online Uber, tidak ada salahnya untuk mengikuti tips yang diberikan oleh NCSC tersebut.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *