Monday , September 28 2020
Home » The Lounge » Kabar Tekno » Toshiba Hentikan Bisnis Laptop

Toshiba Hentikan Bisnis Laptop

foto : Wallpaper Cave

Toshiba Hentikan Bisnis Laptop

lebakcyber.net – Toshiba hentikan bisnis laptop. Setelah selama 35 tahun berkecimpung dalam bisnis laptop, pabrikan asal Jepang Toshiba akhirnya secara resmi menutup dan menghentikan bisnis laptopnya.

Berdasarkan laporan yang beredar, perusahaan Toshiba sudah menyelesaikan pengalihan sebesar 19,9 persen sisa saham dari bisnis PC yang mereka miliki Dynabook Inc, yang merupakan perusahaan yang berada dibawah naungan Sharp.

Jumlah dari saham tersebut adalah sisa saham minoritas yang sampai sekarang masih dimiliki oleh perusahaan Toshiba setelah bisnisnya dibeli oleh perusahaan Sharp pada tahun 2018.

Advertisements

Dalam sebuah pernyataannya, pihak Toshiba mengatakan dengan mengalihkan sisa saham yang mereka miliki, Dynabook secara resmi menjadi anak perusahaan yang secara penuh dimiliki oleh Sharp.

Pada tahun 2018 lalu, perusahaan Toshiba menjual sebanyak 80,1 persen saham dari bisnis PC dan juga laptopnya kepada Sharp dengan nilai mencapai USD 36 juta atau sekitar Rp. 526 miliar. Semenjak itulah perusahaan Sharp juga secara resmi mengganti nama divisi bisnis PC dan laptop mereka menjadi Dynabook.

Advertisements

Pada sebuah pernyataan resminya juga pihak Toshiba mengatakan kalau Sharp sudah menggunakan haknya untuk saham yang tersisa sejak bulan Juni lalu. Proses pembelian tersebut juga sudah selesai dan sekarang secara penuh dimiliki oleh Sharp.

Berita mengenai keluarnya Toshiba dari bisnis PC dan juga Laptop memang cukup mengejutkan. Karena sepanjang tahun 1990 sampai dengan 2000-an, Toshiba sering menjadi salah satu vendor laptop teratas.

Sebagai informasi tambahan bahwa Toshiba sendiri mengeluarkan laptop pertamanya yaitu seri T1100 pada tahun 1985 lalu di Eropa dengan harga USD 2 ribu.

Dikutip dari halaman The Verge, Selasa (11/08/2020), laptop seri T1100 juga menjadi awal pendorong tumbuhnya industri laptop yang memiliki target penjualan tahunan mencapai 10 ribu unit.

Berdasarkan keterangan dari Computer World, walau ada berbagai macam merk laptop lain yang beredar di pasaran, Toshiba sempat diklaim sebagai salah satu vendor yang paling populer.

Pada tahun 2015 lalu saja, perusahaan Toshiba membukukan kerugian selama satu tahun yang nilainya mencapai angka USD 138 juta atau sekitar Rp. 4,6 triliun.

Kerugian tersebut juga diduga menjadi alasan Toshiba untuk tidak lagi melanjutkan bisnis laptopnya di pasaran Eropa di tahun 2016 lalu.

Pada tahun 2017 saja, Toshiba juga sempat mengalami penurunan dengan total pengiriman laptop hanya 1,9 juta unit saja.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *