Sunday , October 25 2020
Home » The Lounge » Kabar Tekno » Ternyata MacBook Juga Bisa Kena Ransomware

Ternyata MacBook Juga Bisa Kena Ransomware

foto : PCMag

Ternyata MacBook Juga Bisa Kena Ransomware

lebakcyber.net – Ternyata MacBook juga bisa kena Ransomware. Mungkin kita sudah tidak asing lagi mendengar kata ransomware, karena malware tersebut bisa membuat resah semua pengguna komputer di dunia. Termasuk juga salah satunya Indonesia yang terkena dampak dari malware tersebut, dan saat itu bagi pengguna MacBook masih aman-aman saja dari Ransomware.

Para korban ransomware yang menggunakan MacBook yang menjalan sistem operasi MacOS buatan Apple mendapati perangkatnya sudah terenkripsi. Dengan begitu para pengguna menjadi tidak bisa membuka file dan juga menyebabkan beberapa masalah pada MacBook yang mereka gunakan.

Berdasarkan laporan yang didapat dari Malwarebytes sudah ditemukan kalau ada aplikasi MacOS bajakan yang ternyata membawa malware berbahaya didalamnya. Sehingga memunculkan kode berbahaya pada aplikasi bajakan Little Snitch yang kemungkinan kodenya sudah dimodifikasi sedemikian rupa.

Advertisements
Ternyata MacBook Juga Bisa Kena Ransomware
foto : Internet

Pada salinan aplikasi tersebut, setelah di download menggunakan layanan torrent pada perangkat MacBook pengguna pada sebuah forum berbahasa Rusia. Dengan begitu source code berbahaya bisa saja ditambahkan pada aplikasi tersebut kapanpun diinginkan oleh si peretas.

Aplikasi Little Snitch pada dasarnya adalah sebuah aplikasi yang aman kalau pengguna mendapatkan aplikasi tersebut dengan cara yang benar. Beda dengan aplikasi Little Snitch bajakan yang biasanya didalam aplikasi tersebut sudah disematkan PKG Installer yang bisa digunakan untuk menginstall malware.

Advertisements

Berdasarkan analisa yang dilakukan oleh Malwarebytes, diketahui kalau aplikasi ini memiliki postinstal Script, dimana dapat digunakan untuk melakukan pembersihan pemasangan setelah proses instalasi selesai.

Pada kasus ini, script tersebut akan menempelkan malware pada sistem operasi macOS dan juga disembunyikan kedalam sebuah folder dengan nama “CrashReporter” dan terhubung secara langsung pada aplikasi Little Snitch.

Hal tersebut membuat si pengguna tidak mengetahui bahwa aplikasi tersebut berada di Activity Monitor karena pada MacBook juga memiliki aplikasi dengan nama yang sama. Dan dikabarkan juga kalau Ransomware ini akan memulai aksinya setelah beberapa waktu terinstall pada perangkat penggunanya.

Bagi kalian pengguna MacBook, ada baiknya agar tidak menginstall aplikasi bajakan pada perangkat kalian ya agar terhindar dari malware ataupun ransomware yang berbahaya.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Check Also

Terungkapnya Sosok dibalik Serangan WannaCry

Terungkapnya Sosok dibalik Serangan WannaCry

Terungkapnya Sosok dibalik Serangan WannaCry lebakcyber.net – Departemen Hukum Amerika Serikat mendakwa seorang programmer asal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *