Saturday , July 4 2020
Home » The Lounge » Kabar Tekno » Rusia Ciptakan Jaringan Internet Sendiri

Rusia Ciptakan Jaringan Internet Sendiri

foto : E&T Magazine

Rusia Ciptakan Jaringan Internet Sendiri

lebakcyber.net – Rusia ciptakan jaringan internet sendiri. Kalau negara China menerapkan kebijakan untuk melakukan pembatasan internet kepada warga negaranya, beda ceritanya dengan pemerintah RUsia.

Agar terlindung dari ancaman dunia maya, pemerintah Rusia memilih untuk membangun jaringan internet lokal agar dapat lepas dari koneksi internet global. Pemerintah Rusia juga mengklaim sudah berhasil menciptakan jaringan tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh pemerintah Rusia setelah melakukan serangkaian ujicoba sejak minggu lalu. Uji coba tersebut melibatkan lembaga pemerintah dan juga perusahaan penyedia jasa internet lokal yang berada disana.

Advertisements

Tujuan dilakukannya uji coba tersebut adalah untuk melihat apakah infrastruktur jaringan internet lokal yang disebut dengan RuNet dapat berjalan dengan baik atau tidak. Dan dari hasil pengujian, disimpulkan bahwa RuNet dapat berjalan dengan baik walau tanpa menggunakan akses dari DNS dan juga koneksi internet global.

Alexei Sokolov, Wakil Kepala Kementerian dan Pengembangan Digital, Komunikasi dan Media Massa mengatakan bahwa hasil tersebut akan dipresentasikan kepada Presiden Putin tahun depan. Dirinya juga mengatakan bahwa uji coba tersebut sudah direncanakan dalam waktu yang cukup lama.

Advertisements

Alexei mengatakan “Secara umum, otoritas dan operator telekomunikasi siap untuk secara efektif melakukan respon resiko dan juga ancaman yang mungkin terjadi dan memastikan berfungsinya internet dan jaringan telekomunikasi terpadu di Rusia”.

Walaupun demikian, dirinya tidak menjelaskan rincian teknis mengenai uji coba yang dilakukan. Dirinya hanya mengatakan bahwa pemerintah Rusia sudah melakukan uji coba melalui beberapa skenario, termasuk skenario serangan siber dari negara lain.

Dengan begitu dapat dikatakan kalau RuNet sudah menjadi sebuah internet terbesar yang sudah mencakup skala nasional.

Dikutip dari halaman ZDNet, uji coba tersebut memang sudah dirancang jauh-jauh oleh pemerintah Rusia, namun pengujian tersebut selanjutnya ditunda karena menunggu pengesahan regulasi yang mengaturnya.

Melalui undang-undang kedaulatan internet, pemerintah Rusia memiliki kewenangan untuk memutuskan negara dari koneksi internet global dengan alasan keamanan nasional.

Regulasi tersebut juga memberikan pengaturan bahwa semua penyedia layanan internet lokal wajib mengubah semua lalu lintas internet melalui chokepoints yang ada di bawah pengelolaan Kementerian Komunikasi Rusia.

Chokepoints tersebut dapat berfungsi sebagai alat pengawasan internet yang akan dilakukan oleh pemerintah Rusia sendiri dan teknologinya mirip dengan “Great Firewall” yang dimiliki oleh China.

Dengan membuat koneksi internet sendiri, memungkinkan Rusia untuk membatasi titik-titik dimana para pengguna dapat terhubung ke internet yang ada di seluruh dunia. Selain itu pemerintah Rusia juga dapat memberikan lebih banyak batasan untuk jenis konten yang dapat diakses oleh warga negaranya.

Namun menurut Justin Sherman yang merupakan seorang pakar kebijakan keamanan dunia maya di New America mengatakan bahwa kebijakan tersebut bertentangan dengan kebebasan berekspresi.

Dirinya mengatakan bahwa pemerintah Rusia menghadapi tantangan teknis saat mencoba meningkatkan kontrol di dunia maya. Justin juga menambahkan bawah seperti upaya yang tidak berhasil saat menghalangi warga Rusia untuk mengakses aplikasi perpesanan terenkripsi Telegram.

Namun dirinya juga mengatakan kalau tanpa informasi lebih lanjut mengenai uji coba tersebut, sulit untuk dinilai seberapa jauh kemajuan Rusia dalam mewujudkan internet domestik yang terisolasi.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *