Friday , June 5 2020
Home » The Lounge » Intermezzo » Pendiri Google Ingin Hidup Selamanya

Pendiri Google Ingin Hidup Selamanya

foto : CIO Bulletin

Pendiri Google Ingin Hidup Selamanya

lebakcyber.net – Pendiri Google ingin hidup selamanya. Saat sudah berhasil membangun sebuah perusahaan teknologi besar sepert Google, mungkin kalian akan memiliki ambisi lain yang tidak kalah besarnya. Misalnya seperti menghentikan proses penuaan dan hidup selamanya.

Hal itulah yang dialami oleh pendiri perusahaan Google, Sergey Brin. Dirinya termasuk salah satu bos teknologi Silicon Valley yang memiliki obsesi untuk mengalahkan penuaan dan dikabarkan memiliki impian untuk dapat hidup selamanya. Atau setidaknya dapat hidup lebih laman dibandingkan dengan usia manusia pada umumnya.

Sergey Brin yang sekarang ini berusia 44 tahun mendukung gerakan National Academy of Medicine yang memfokuskan bidangnya pada riset untuk menghentikan proses penuaan selamanya.

Advertisements

Dikutip dari halaman Daily Mail, akademi tersebut mendapatkan dukungan dari berbagai tokoh papan atas dunia seperti misalnya aktris Goldie Hawn dan juga musisi Moby. Agar dapat menjalankan riset terhadap proses penuaan tersebut, akademi ini menganggarkan USD 25 Juta atau sekitar Rp. 360 miliar.

Google Meluncurkan Calico

Pada tahun 2013 lalu, perusahaan Google sempat meluncurkan anak perusahaan baru yang diberi nama Calico (California Life Company) dimana Calico sendiri merupakan sebuah perusahan kesehatan yang memfokuskan bidangnya pada penuaan, penyakit yang berhubungan dengan lanjut usia dan umur panjang.

Advertisements

Calico sendiri bahkan diikuti dengan laporan dari majalah Time dan sampul majalah yang berisi pertanyaan provokatif ‘Bisakah Google Menyelesaikan Kematian?’. Pihak Google sendiri sudah menanamkan investasi sebesar USD 1 miliar atau sekitar Rp. 14 triliun untuk membiayai dana riset Caliclo.

Calico sendiri mengembangkan produk kesehatan dan juga bioteknologi. Riset yang sudah dilakukan oleh Calico baru sebatas pada bagaimana asupan kalori dapat mempengaruhi kesehatan keseluruhan pada seekor tikus.

Percobaan tersebut dilakukan pada 750 tikus yang dibagi kedalam lima kelompok dengan asupan diet yang berbeda.

Namun dibalik didirikannya Calico malah membuat Brin disindir oleh penulis tenar Yuval Noah Hararai. Dalam buku yang ditulisnya dengan judul ‘Home Deus’, Hararai menuliskan bahwa Google tidak akan dapat menyelesaikan masalah kematian pada waktunya untuk dapat membuat Brin dan juga Larry Page yang merupakan pendiri Google untuk dapat hidup selamanya.

Namun Brin merespon sindiran tersebut dengan berkata “Saya tidak berencana untuk mati”.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *