Wednesday , October 16 2019
Home / The Lounge / Kabar Tekno / Pembuat Game Counter Strike Ditangkap Polisi

Pembuat Game Counter Strike Ditangkap Polisi

foto : ESportsID

Pembuat Game Counter Strike Ditangkap Polisi

lebakcyber.net – Buat kamu yang suka memainkan game Counter Strike pasti akan kaget mendengar berita ini. Co-Creator game populer tersebut, Jess Cliffe ditangkap polisi. Pembuat game Counter Strike ditangkap polisi tepatnya oleh kepolisian Seattle karena ada dugaan eksploitasi seksual kepada anak-anak.

Pada awalnya Cliffe menyewa seorang wanita dari sebuah situs dewasa dengan harga $300 atau setara dengan Rp. 4 juta untuk sekali kencan. Dan masalah datang karena Cliffe ingin merekam adegan pada saat mereka bercinta dengan menggunakan ponsel miliknya. Namun si wanita yang disewa oleh Cliffe enggan untuk melakukannya dan akibat kejadian tersebut akhirnya wanita tersebut melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, dan yang lebih parah lagi ternyata wanita yang disewa oleh Cliffe masih berusia 16 tahun.

Pengacara yang disewa oleh Cliffe juga mengatakan bahwa Cliffe memang menyewa seorang wanita dari situs dewasa. Namun Cliffe tidak mengentahui kalau sebenarnya wanita yang dia sewa tersebut masih dibawah umur.

Advertisements

Akbiat lain karena kejadian tersebut, pihak valve yang merupakan sebuah perusahaan game dimana Cliffe bekerja sementara menangguhkan status kepegawaiannya sampai kasus yang dihadapi oleh Cliffe mendapat kejelasan terkait kasus tersebut.

Cliffe merupakan seorang pembuat game dimana pada tahun 1999 bersama salah seorang kerabatnya Minh Le membuat Counter-Strike sebagai mod dari game Half Life. Dan ternyata game Counter Strike menjadi sangat populer dikalangan para gamer dan membuat Cliffe direkrut oleh Valve untuk mengembangkan Counter Strike : Global Offensive atau yang biasa dikenal dengan istilah CS:GO.

Sampai saat ini game Counter Strike masih sangat populer dan menjadi game kedua yang paling banyak dimainkan para gamer di Steam.

Advertisements

Akibat dari perbuatannya tersebut Cliffe harus menghadapi proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan membayar uang jaminan sebesar 2 miliar rupiah kalau dirinya tidak ingin ditahan selama menuju proses persidangan.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *