Tuesday , April 23 2019
Home / The Lounge / Kabar Tekno / Mesin Sensor Porno Siap Dijalankan Awal 2018

Mesin Sensor Porno Siap Dijalankan Awal 2018

foto : Tengok Berita

Mesin Sensor Porno Siap Dijalankan Awal 2018

lebakcyber.net – Pengadaan mesin sensor internet sudah masuk dalam tahap akhir dan rencananya mesin sensor porno siap dijalankan awal 2018 nanti.

Semuel Abrijani selaku Direktur Jendral Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan bahwa progress pengadaan tersebut dari pihak pemenang lelang sudah mencapai 90%.

Rencananya pada tanggal 29 Desember nanti sudah serah terima dan mesin akan ditempatkan di lantai 8 gedung Kementrian Kominfo. Jadi pada awal tahun atau sekitar bulan Januari mesin sudah bisa dioperasikan.

Semuel juga menggambarkan mesin sensor tersebut akan ditempatkan di sebuah ruangan dimana terdapat berbagai macam monitor untuk tim pengendali dapat melakukan pekerjaannya. Disekeliling ruangan tersebut nantinya akan ditempatkan kaca-kaca seperti halnya ruang kontrol.

Mesin sensor internet tersebut bukan hanya dapat digunakan oleh kementrian Kominfo saja nantinya, karena lembaga atau kementrian lain juga yang memiliki kewenangan bisa menggunakan mesin tersebut. Seperti misalnya BPOM yang sedang mencari peredaran obat-obatan terlarang di internet.

Sistem kerja dari mesin sensor internet tersebut menggunakan sistem kerja crawling yang bisa menangkap data secara otomatis. Mesin tersebut nantinya akan mendeteksi situs-situs yang berisi konten negatif di dunia maya berdasarkan kriteria pencarian yang sudah dimasukan oleh tim.

Semuel juga menambahkan bahwa setidaknya butuh 58 sumber daya manusia untuk bisa mengoperasi mesin sensor internet tersebut. Sebelumnya sempat dikabarkan bahwa Kominfo berencana untuk mengalokasikan anggaran untuk dana operasionalnya sebesar Rp 74 miliar per tahunnya yang meliputi jasa saja.

Kominfo juga mengatakan bahwa mesin sensor internet tersebut untk membantu pengembangan Trust+ yang berada dibawah unit Direktorat Keamanan Kementrian Kominfo. Nantinya mesin sensor internet tersebut juga akan dimanfaatkan untuk menangkal konten negatif di internet.

Mesin sensor internet merupakan tender yang diadakan oleh Kominfo dengan nilai pagu mencapai Rp 211 Miliar. Pemenang dari tender tersebut adalah PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT. Inti) yang berhasil mengalahkan 71 peserta tender lainnya.

Untuk cara pembayaran mesin sensor internet tersebut Kominfo menggunakan lump sump, yang artinya Kominfo akan membayar PT Inti setelah pengadaan barang tersebut sudah ada dan beroperasi.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *