Tuesday , March 31 2020
Home » The Lounge » Kabar Tekno » Kecerdasan Buatan Bisa Palsukan Sidik Jari

Kecerdasan Buatan Bisa Palsukan Sidik Jari

foto : Internet

Kecerdasan Buatan Bisa Palsukan Sidik Jari

lebakcyber.net – Kecerdasan buatan bisa palsukan sidik jari, apakah hal tersebut bisa mengancam smartphone yang memiliki fingerprint scanner sebagai salah satu bentuk keamanannya?

Saat ini, pemindai sidik jari menjadi salah satu tren pada smartphone. Sifat sidik yang unik pada setiap manusia membuat fitur fingerprint memiliki keunggulan dalam hal keamanan.

Namun walaupun begitu, fitur fingerprint sendiri sepertinya mendapat ancaman. Para peneliti berhasil membuat sidik jari dari sel saraf tiruan. Temuan tersebut juga diklaim mampu digunakan sebagai master untuk sistem identifikasi biometrik.

Advertisements

Para peneliti dari New York University lah yang bertanggung jawab terhadap terobosan tersebut. Mereka memberikan nama pada temuannya tersebut dengan sebutan DeepMasterPrints.

Mereka mengklaim ciptaannya tersebut bisa menirukan sidik jari yang digunakan pada sistem biometrik dengan tingkat keberhasilan lebih dari 20%. Sebagai informasi tambahan bahwa sistem keamanan tersebut diklaim hanya memiliki tingkat kegagalan satu dari seribu kali percobaan.

Advertisements

Dalam melakukan penelitian ini, tim tersebut memanfaatkan beberapa aspek pada pemindai sidik jari dan salah satunya mengenai sifat ergonomisnya.

Kebanyakan pemindai sidik jari tidak membaca keseluruhan jari tangan sekaligus. Mereka menyimpan bagian mana saja yang menyentuh permukaan dari pemindai.

Cara kerja tersebut tidak menggabungkan bagian-bagian tertentu tadi untuk membandingkannya dengan sidik jari utuh dari manusia yang bersangkutan. Ia hanya membandingkan antara satu bagian dengan bagian lain.

Seperti yang dikutip dari halaman The Guardian, dari situlah muncul masalah keamanan. Para penjahat siber bisa saja hanya dengan mencocokan satu dari puluhan dari ratusan bagian dari sidik jari untuk bisa mendapatkan akses.

Walaupun demikian, bukan berarti temuan ini digunakan untuk kejahatan. Malah temuan tersebut akan digunakan untuk tujuan yang sebaliknya.

Philip Bontrager yang memimpin penelitian tersebut mengatakan kalau metode yang dilakukan oleh timnya ini akan memiliki aplikasi yang luas. Salah satunya adalah sistem keamanan yang menggunakan sidik jari. Hal tersebut terkait dengan celah keamanan yang dapat muncul sehingga bisa ditanggulangi dengan adanya temuan yang berhasil mereka temukan tersebut.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *