Tuesday , September 17 2019
Home / The Lounge / Kabar Tekno / Google Lakukan Sweeping Aplikasi Di Play Store

Google Lakukan Sweeping Aplikasi Di Play Store

foto : baticfucomti.ga

Google Lakukan Sweeping Aplikasi Di Play Store

lebakcyber.net – Pada bulan Agustus 2017 lalu Google lakukan sweeping aplikasi di Play Store, aplikasi yang terkena razia dari Google tersebut merupakan aplikasi Android yang berbahaya. Sekarang, raksasa mesin pencari tersebut kembali lagi melakukan aksi sweeping dengan menghapus 50 aplikasi dari Play Store.

Aplikasi yang di hapus oleh Google bukan aplikasi sembarangan, karena aplikasi yang dihapus adalah aplikasi yang jumlah downloadnya sudah mencapai satu juta sampai 4,2 juta kali jumlah download di Play Store. Dengan kata lain aplikasi yang terkena sweeping oleh Google itu adalah aplikasi dengan jenis aplikasi terpopuler di Play Store.

Alasan Google melakukan penghapusan terhadap aplikasi-aplikasi tersebut adalah terkait malware yang terdapat di dalam aplikasi-aplikasi tersebut. Tim peneliti dari CheckPoint mendapatkan 50 aplikasi gratis di Play Store bisa melakukan penarikan biaya tanpa sepengetahuan penggunanya.

Bagaimana cara aplikasi tersebut melakukan penarikan biaya tanpa sepengetahuan dari penggunanya? caranya malware tersebut mencuri data nomor ponsel, lokasi dan juga informasi unik dari hardware yang digunakan oleh sang pengguna. Lalu aplikasi-aplikasi berbahaya tersebut akan menggunakan nomor ponsel untuk melakukan Sign Up dan meminta dialihkan dari pengguna aplikasi gratis berubah ke pengguna premium.

Aplikasi-aplikasi berbahaya tadi selanjutnya akan mengirimkan pesan permium sebagai tagihan ke pengguna. Sayangnya pesan ini biasanya kurang begitu diperhatikan oleh para penggunanya, karena sudah begitu banyak promo-promo yang masuk kedalam ponsel pengguna dan membuat rancu pesan yang dikirim oleh aplikasi-aplikasi berbahaya tersebut.

Dilansir dari halaman Arstechnica pada tanggal15 September 2017, pihak CheckPoint melaporkan bahwa malware tersebut beroperasi secara diam-diam sehingga menjadi alat mata-mata yang membahayakan privasi para penggunanya.

Setelah 50 aplikasi tersebut dihapus oleh pihak Google, sayangnya mereka muncul kembali dengan identitas yang berbeda. Berdasarkan data baru yang dikumpulkan, sebanyak 5.000 korban baru teridentifikasi dalam waktu yang sangat singkat. Namun pihak Google tidak menjabarkan aplikasi apa saja yang dimaksudkan berbahaya tersebut.

Google memberikan himbauan kepada para pengguna Android agar berhati-hati saat mendownload aplikasi di Play Store. Salah satu cara menghindarinya adalah dengan membaca review dan komentar-komentar yang ada di aplikasi yang ingin pengguna Android download.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Check Also

Google Stadia Meluncur Bulan November

Google Stadia Meluncur Bulan November

Google Stadia Meluncur Bulan November lebakcyber.net – Google Stadia meluncur bulan November, informasi tersebut terungkap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *