Tuesday , February 19 2019
Home / The Lounge / Kabar Tekno / Facebook Kecam Kebijakan Trump Tentang Imigran

Facebook Kecam Kebijakan Trump Tentang Imigran

foto : directoriohoy.com

Facebook Kecam Kebijakan Trump Tentang Imigran

lebakcyber.net – Bos Facebook Mark Zuckerberg dan beberapa CEO dari perusahaan teknologi lainnya mendesak Donald Trump selaku Presiden Amerika Serikat untuk mempertahankan salah satu program bagi imigran bernama Deferred Action fot Childhood Arrivals (DACA). Facebook kecam kebijakan Trump tentang imigran tersebut.

Program tersebut memungkinkan anak-anak muda yang tidak memiliki dokumen untuk menunda deportasi mereka. Dan Donald Trump sepertinya akan mengakhiri program tersebut.

Seperti dikutip dari halaman Fox News, Zuckerberg dan puluhan CEO lainnya mengirimkan surat terbuka yang berisi “Jika kita tidak bertindak sekarang mempertahankan DACA, sebanyak 780 ribu anak muda pekerja keras akan kehilangan kemampuan mereka untuk bekerja secara legal di negara ini. Dan setiap satu orang dari mereka, berisiko segera dideportasi.”

Para pemimpin bisnis itu juga mengingatkan mengenai dampak ekonomi yang besar dari program yang disebut juga sebagai Dreamers. Semua orang yang menerima program DACA tumbuh dan terdaftar di pemerintahan Amerika Serikat tanpa harus melewati program pengecekan yang panjang, rajin membayar pajak dan taat akan aturan yang berlaku.

Surat tersebut bisa menjadi sinyal bahwa Donald Trump akan menghadapi reaksi yang berlawanan dari korporasi Amerika Serikat jika dia benar-benar mengakhiri program DACA tersebut.

Selain Zuckerberg, mereka yang menandatangani surat ini adalah CEO Amazon Jeff Bezos, CEO Netflix Reed Hastings, CEO Apple Tim Cook, bos Electronic Arts Jacob Schatz, CEO interim Pandora Naveen Chopra, CEO Twitter Jack Dorsey, CEO Snap Evan Spiegel dan bos Univision Randy Falco.

Isu mengenai imigrasi memang bisa sangat memukul Silicon Valley, hal tersebut karena banyak perusahaan teknologi yang bergantung pada para pekerja berbakat yang memiliki keahlian teknologi tertentu yang berasal dari negara lain. Zuckerberg sendiri sudah mengambil langkah dengan mendirikan FWD.us yaitu sebuah organisasi untuk reformasi imigrasi.

DACA sendiri dimulai pada tahun 2012 lalu semenjak pemerintahan Barrack Obama. DACA memperbolehkan siapapun orang yang berusia dibawah 16 tahun yang datang ke Amerika Serikat untuk menunda deportasi mereka dan mendapatkan izin untuk bekerja di bawah sejumlah kondisi tertentu. Berakhir setiap dua tahun sekali dan program ini perlu diperbarui agar menunda masa deportasinya.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *