Wednesday , August 5 2020
Home » The Lounge » Kabar Tekno » Facebook Hapus Jutaan Konten Sesat Covid-19

Facebook Hapus Jutaan Konten Sesat Covid-19

Foto : MedX

Facebook Hapus Jutaan Konten Sesat Covid-19

lebakcyber.net – Facebook hapus jutaan konten sesat Covid-19. Pihak Facebook memberikan pengumuman mengenai meningkatnya jumlah postingan yang mereka hapus akibat promosi kekerasan dan juga ujaran kebencian, selain itu informasi menyesatkan dan juga klaim yang berlebihan seputar Covid-19.

Meningkatnya postingan tersebut terjadi sesudah Facebook memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan yang mampu bekerja secara otomatis dan juga bisa melakukan identifikasi terhadap gambar dan juga teks serta video.

Pada sebuah pernyataan resminya pada hari Selasa (12/05/2020) pihak Facebook menyatakan bahwa mereka sekarang bisa mendeteksi teks yang terdapat pada sebuah gambar dan juga video agar memahami konteks lengkapnya, dan mereka juga sudah membuat sebuah teknologi untuk melakukan pencocokan medua agar dapat menemukan konten yang identik dengan foto, teks, video dan bahkan audio yang telah mereka hapus.

Advertisements

Selama bulan April saja, pihak Facebook juga sudah melakukan penghapusan lebih dari 2,5 juta konten iklan yang isinya menyesatkan, termasuk salah satunya adalah penjualan masker, tisu disinfektan dan juga pembersih tangan serta kit penguji Covid-19.

Facebook menyatakan kalau teknologi kecerdasan memiliki peran yang sangat besar dalam hal mengatasi dan juga mencegah informasi yang salah pada platform miliknya. Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan pihak Facebook bisa meningkatkan skala pemeriksa fakta independen yang dapat melakukan peninjaun kepada layanannya.

Advertisements

Sebagai informasi tambahan bahwa Facebook juga sudah melakukan kerjasama dengan lebih dari 60 organisasi pengecekan fakta yang berada hampir di seluruh dunia dengan tujuan untuk melakukan peninjauan konten terhadap lebih dari 50 bahasa.

Dalam keterangannya, pihak Facebook juga menambahkan bahwa sejak pandemi covid-19 ini dimulai, mereka sudah menggunakan sistem kecerdasan buata saat ini dan juga menyebarkan yang baru agar mengambil materi yang berhubungan dengan Covid-19 yang sebelumnya sudah ditandai oleh mitra pemeriksa Facebook sebagai informasi yang salah dan selanjutnya melakukan pendeteksian salinan saat seseorang mencoba untuk membagikannya.

Dikutip dari halaman Reuters, Facebook juga sudah menghapus sebanyak 9,6 juta upload yang memiliki isi ujaran kebencian yang naik secara tajam jika dibandingkan dengan periode sebelumnya dengan 5,7 juta ujaran kebencian.

Selain itu ada juga sebanyak 4,7 juta unggahan yang isinya berhubungan dengan suatu organisasi yang dibenci di kuartal pertama tahun 2020. Kategori tersebut juga mengalami sebuah peningkatan yang masif jika dibandingkan pada kuartal keempat tahun 2019 lalu dengan total 1,6 juta unggahan.

Mark Zuckerberg selaku CEO dari Facebook mengatakan bahwa mereka memiliki perasaan yang sangat baik bahwa label peringatan terhadap 50 juta konten iklan yang sudah dilabeli berfungsi.

Zuck juga menambahkan bahwa sebanyak 95 persen dari waktu seseorang melihat sebuah konten yang sudah diberi label, mereka tidak akan mengklik untuk melihat konten tersebut.

Sementara itu di Indonesia, sampai hari Kamis (07/05/2020), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memberikan informasi bahwa mereka sudah menemukan sebanyak 662 isu hoax yang banyak beredar mengenai virus corona atau Covid-19 yang tersebar di media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, WhatsApp sampai YouTube.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Check Also

Kekayaan Zuckerberg Turun 100 Triliun

Kekayaan Zuckerberg Turun 100 Triliun

Kekayaan Zuckerberg Turun 100 Triliun lebakcyber.net – Kekayaan Zuckerberg turun 100 triliun. Aksi boikot yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *