Tuesday , September 17 2019
Home / Games / Epic Cekal 1.200 Pemain Fortnite dari Piala Dunia

Epic Cekal 1.200 Pemain Fortnite dari Piala Dunia

foto : fortnite

Epic Cekal 1.200 Pemain Fortnite dari Piala Dunia

lebakcyber.net – Epic cekal 1.200 pemain Fortnite dari Piala Dunia. Untuk acara sekelas Piala Dunia Fortnite, pemain yang ikut berpartisipasi pasti bukan hanya memiliki kemampuan yang tinggi, namun juga dapat berkompetisi dengan sportif. Namun kenyataannya pengembang Fortnite, Epic Games, menemukan ribuan pemain yang melakukan kecurangan.

Secara total, pihak Epic mencekal 1.200 pemain karena melakukan berbagai tindakan kecurangan. Pencekalan tersebut dilakukan saat turnamen kualifikasi untuk Piala Dunia Fortnite baru memasuki minggu pertamanya.

Paling banyak, ada sekitar 1.163 pemain, menerima larangan bermain selama dua minggu karena sudah melanggar region block dan 196 dari mereka harus mengembalikan hadian yang sudah mereka terima.

48 pemain lainnya dilarang bermain selama dua minggu karena berbagi akun dan sembilan diantara mereka harus kehilangan hadiah. Selain itu delapan pemain lainnya juga dicekal karena teaming atau membuat aliansi dengan pihak lawan.

Dikutip dari halaman Polygon, Epic dalam keterangan resminya mengatakan “Tujuan utama kami adalah mendukung kompetisi yang menyenangkan, inklusif dan juga sejalan dengan semangat keseluruhan Fortnite”.

“Perilaku tidak sportif dari peserta tidak termasuk dalam semangat tersebut dan juga tidak akan ditoleransi dalam kompetisi Fortnite,” sambungnya.

Kualifikasi untuk piala dunia Fortnite sudah dimulai sejak tanggal 13 April lalu dan akan terus berlanjut sampai sembilan minggu kedepan. Pemain-pemain terbaik selanjutnya akan bertanding di Piala Dunia Fortnite yang diselenggarakan pada tanggal 26-28 Juli untuk memperebutkan hadiah total sebesar USD 1 juta.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *