Thursday , June 13 2024

Donald Trump Sindir Elon Musk

Foto : Minews ID

Donald Trump Sindir Elon Musk

lebakcyber.net – Donald Trump Sindir Elon Musk. Akibat dari batalnya proses pembelian twitter tidak hanya membuat seorang Elon Musk menjadi terseret ke meja hijau. Orang paling kaya di dunia tersebut juga malah mendapat sindiran dari mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Trump sendiri mengeluarkan ejekannya kepada Musk pada saat diundang sebagai pembicara di sebuah acara di Alaska akhir pekan lalu. Pada saat itu, Trump mengklaim kalau dirinya tahu bahwa Musk tidak akan melanjutkan rencananya untuk melakukan proses pembelian jejaring sosial Twitter.

Trump sendiri bahkan mengatakan kalau Musk sebagai “artis omong kosong”, bukan itu saja, Trump juga sempat menuduh Musk berbohong mengenai tidak pernah memilih politisi yang berasal dari Partai Republik sebelumnya.

Tuduhan tersebut merujuk kepada cuitan Musk yang mengatakan kalau dirinya memberikan suara kepada calon anggota kongres Amerika Serikat yang berasal dari Partai Republik untuk pertama kalinya. Namun Trump mengatakan kalau Musk sebelumnya sudah pernah memilihnya.

Dikutip dari halaman Gizmodo, Rabu (13/07/2022), Trump mengatakan “Kalian tahu kalau Musk tempo hari mengatakan ‘Saya tidak pernah melakukan pemilihan kepada seorang Republikan.’ Saya bilang ‘Saya tidak tahu itu. Dirinya mengatakan hal tersebut kepada saya bahwa dirinya memilih saya.”

Musk sendiri memang dikenal sangat aktif di Twitter, platform media sosial yang batal dibeli olehnya tersebut langsung membalas tuduhan dari Trump. Musk mengeluarkan respon mengenai riwayat votingnya dengan jawaban sangat singkat: “Tidak Benar”.

CEO dari Tesla dan SpaceX tersebut tidak hanya berhenti sampai disitu saja. Dalam cuitan selanjutnya juga Musk mengatakan kalau Donald Trump seharusnya beristirahat karena melihat usianya yang sudah terlalu tua untuk mencalonkan diri lagi sebagai calon Presiden Amerika Serikat di tahun 2024 nanti.

Dalam cuitannya, Musk mengatakan kalau dirinya tidak membenci Trump, namun sudah waktunya bagi Trump untuk segera menggantungkan topinya dan berlayar menuju matahari terbenam.

Musk juga menambahkan kalau Trum sampai memenangi pemilihan Presiden Amerika Serikat pada tahun 2024 nanti, dirinya akan berumur 82 tahun setelah masa jabatannya nanti berakhir. Dan menurut Musk hal tersebut membuat Trump terlalu tua untuk menjadi kepala eksekutif apapun, apalagi kalau sampai dirinya menjadi Presiden Amerika Serikat.

Perselisihan antara Donald Trump dan Elon Musk sendiri sebenarnya bukanlah hal yang baru, sebelumnya mereka juga sempat berselisihi saat Musk mengatakan kalau dirinya mempertimbangkan akan memilih Gubernur Florida Ron DeSantis sebagai kandidat presiden yang berasal dari Partai Republik pada pemilihan Presiden Amerika Serikat di tahun 2024 nanti.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *