Thursday , June 13 2024

Bos Huawei Puji Apple

Bos Huawei Puji Apple

Bos Huawei Puji Apple

lebakcyber.net – Bos Huawei Puji Apple. Ren Zhengfei selaku pendiri dan juga CEO dari Huawei mengaku secara terang-terangan kalau dirinya adalah seorang Apple Fanboy atau penggemar produk-produk dari Apple.

Hal tersebut disampaikannya secara terbuka di muka umum, yaitu pada saat acara International Collegiate Programming yang merupakan sebuah kompetisi programming yang disponsori oleh pihak Huawei bulan Agustus lalu.

Bukan itu saja, Zhengfei juga tidak segan-segan memberikan pujian kepada produk-produk yang dikeluarkan oleh Apple. Zhengfei mengatakan kalau dirinya dan juga timnya sering bertanya-tanya mengenai rahasia dibalik kualitas yang dimiliki oleh produk-produk Apple.

Dikutip dari halaman Giz China, Senin (25-09-2023), Zhengfei mengatakan kalau dirinya benar-benar bahagia memiliki Apple sebagai mentor, memberikan dirinya pengalaman yang tidak bisa dinilai untuk dapat belajar dan juga membandingkan. Dalam kesempatan tersebut dirinya merasa tidak berlebihan kalau menyebut dirinya sendiri sebagai seorang penggemar produk Apple.

Zhengfei juga menceritakan kalau putrinya merupakan seorang pengguna Apple pada saat putrinya masih berkuliah di Amerika Serika. Saat itu, Annabel Yao, anak bungsu Zhengfei sedang berkuliah di Harvard University pada tahun 2016 sampai dengan 2020.

Dalam bidang industri teknologi sendiri biasanya sangat langka menemui seorang petinggi perusahaan menyebutkan bahkan memuji dan juga menyatakan ketertarikannya kepada produk yang menjadi kompetitor secara terbuka seperti yang dilakukan oleh Zhengfei kepada perusahaan Apple.

Pernyataan yang dilontarkan oleh Zhengfei tersebut seakan menjadi sebuah “Oasis” di tengah sedang memanasnya hubungan antara Amerika Serikat dengan China selama beberapa tahun ini. Bahkan baru-baru ini saja pihak Amerika Serikat kembali memberikan tekanan kepada Huawei akibat smartphone Mate 60 Pro.

Ponsel Mate 60 Pro tersebut didugan memakai System-on-Chip (SoC) yang menggunakan teknologi dari Amerika Serikat. Pada saat dirilis bulan Agustus lalu, pihak Huawei tidak mengatakan SoC apa yang digunakan pada ponsel Mate 60 Pro.

Namun, sebuah perusahaan riset Tech Insight yakin kalau smartphone baru dari Huawei tersebut menggunakan chipset Kirin 9000s dengan 7 fabrikasi nanometer dan juga sudah mendukung konektifitas 5G.

Chip tersebut dirancang oleh huawei dan juga bekerjasama dengan pabrikan semikonduktor China bernama Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC). Chip tersebut juga disebut chip pertama yang dikeluarkan oleh SMIC yang didesain dan dirancang fabrikasi 7 nanometer.

Kecanggihan tersebutlah yang membuat pihak Amerika merasa curiga kalau Huawei dan juga perusahaan SMIC sudah menggunakan teknologi yang dimiliki oleh Amerika Serikat untuk mengembangkan chip tersebut.

Bahkan pihak Amerika Serikat sendiri sampai sesumbar kalau perusahaan Huawei tidak mampu untuk membuat chip yang canggih tanpa adanya teknologi Amerika Serikat.

Di sisi lain juga, Huawei serta SMIC telah masuk kedalam daftar hitam atau entry list yang membuat kedua perusahaan tersebut tidak dapat sembarangan dalam hal menggunakan teknologi yang dimiliki oleh Amerika Serikat, kecuali kalau telah mendapatkan izin dari Departemen Perdagangan Amerika Serikat.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *