Monday , November 20 2017
Home / The Lounge / Sisi Gelap Internet / Biografi Pendiri Wikileaks Julian Assange

Biografi Pendiri Wikileaks Julian Assange

foto : cnn.com

Biografi Pendiri Wikileaks Julian Assange

lebakcyber.net – Saat ini Julian Assange merupakan salah satu orang yang paling dicari oleh pemerintah Amerika Serikat karena melalui situs Wikileaks yang dikelolanya dia telah membocorkan semua dokumen rahasia milik Amerika Serikat. Dan berikut ini adalah biografi pendiri Wikileaks Julian Assange.

Julian Assange dilahirkan 39 tahun yang lalu di Queensland, Australis. Assange adalah seorang aktivis internet, penerbit dan juga seorang hacker. Nama Julian Assange mulai menjadi sorotan dunia setelah situs Wikileaks yang dibuatnya berhasil mendapatkan dokumen-dokumen rahasia dari berbagai negara, salah satunya adalah Amerika Serikat.

Jumlah dokumen rahasia yang dipublish oleh Assange ke situs Wikileaks kabarnya mencapai lebih dari 250 ribu dokumen dan semua dokumen rahasia tersebut di publish oleh Assange di situs Wikileaks miliknya. Dan berikut ini adalah biografi pendiri wikileaks julian assange.

Masa Kecil Julian Assange

Julian Assange memiliki masa kecil yang kurang begitu bahagia. Ibunya, Christine menikah lagi dengan seorang musisi gerakan New Age yang sedikit kontroversial. Julian kecil jarang mendapatkan pendidikan formal. Bahkan karena sifat ayah tirinya sangat kecam, membuat julian dan juga ibunya harus hidup secara berpindah-pindah. Bahkan Julian Assange sampai pindah sebanyak 37 kali sebelum dirinya berusia 14 tahun, dan Home Schooling bukan merupakan kegiatan baru dalam hidupnya.

Beranjak dewasa, Julian memasuki perkuliahan disejumlah universitas di Australia. Pada tahun 1987, saat dirinya masih berusia 16 tahun. Julian mulai mempelajari ilmu hacking. Bahkan dia sempat membuat organisasi hacking dengan nama sandi ‘Mendax’. Bersama dengan dua teman lainnya, julian mendirikan sebuah kelompok bernama Subversives.

Subvervis tidak melakukan kegiatan hacking ilegal, mereka hanya mencuri data-data dari suatu situs tertentu yang bersifat rahasia dan membagikan informasi yang mereka dapatkan tersebut kepada umum.

Subversiv sendiri memiliki akses ke sejumlah universitas ternama yang ada di Australia. Bahkan mereka juga memiliki akses ke beberapa situs yang ada di mancanegara, salah satunya adalah akses ke Nortel yang merupakan sebuah perusahaan telekomunikasi di Kanada. Namun karena hal tersebut Julian Assange pernah tertangkap pada tahun 1991 dan dinyatakan bersalah atas 24 tuduhan atas kegiatan hacking yang dilakukannya. Tapi akhirnya dia bebas pada tahun itu juga setelah membayar uang tebusan sebesar USD 2.100.

Medirikan Situs Wikileaks

Di tahun 2016, Assange bersama dengan kelima orang temannya mendirikan sebuah situs yang diberinama Wikileaks. Assenge sendiri bertindak sebagai juru bicara bagi situs tersebut, karena hal itulah hanya nama Julian Assange yang dikenal sebagai petinggi Wikileaks. Tujuan dibuatnya situs Wikileaks sendiri adalah untuk membongkar kelakukan para perusahaan yang dinilai tidak etis dan juga membantu pemberantasan korupsi di lembaga publik.

Wikileaks sendiri sebenarnya memiliki moto yang mulia ‘Transparansi dan juga Keterbukaan, hal tersebut dapat dilihat pada situsnya, yakni pada paragraf yang bertuliskan “Transparansi menciptakan kehidupan lebih baik bagi semua masyarakat. Pengawasan yang baik akan mengurangi korupsi dan memperkuat demokrasi di semua institusi sosial, termasuk perusahaan, pemerintahan dan juga organisasi.

Wikileaks merupakan suatu situs sukarela. Julian dan teman-temannya tidak mendapat keuntungan sepeserpun dari situs tersebut. Semua biaya untuk operasional website didapat dari para pengunjung situs tersebut. Namun hasil yang didapatkan tidak main-main, Assange bahkan pernah mengatakan bahwa Wikileaks telah mengumpulkan dokumen-dokumen rahasia pemerintah lebih banyak dari temuan semua media yang ada di dunia bahkan jika semua temuan tersebut digabungkan menjadi satu.

Pada tahun 2009 Julian Assange juga sempat mendapatkan Amnesty International Award Media atas materi yang dia publish mengenai pembunuhan di luar hukum Kenya. Julian juga telah menerbitkan bahan tentang limbah beracun dumping di Afrika, manual Geraj Scientology, prosedur Teluk Guantanamo, dan bank seperti Kaupthing dan Julius Baer.

Pada tahun 2010 lalu, Assange juga sempat menerbitkan rincian tentang keterlibatan Amerika Serikat dalam perang di Afghanistan dan Irak, lalu pada tanggal 28 November 2010, Wikileaks mulai mempublish kabel rahasia diplomatik Amerika Serikat. Pemerintah Amerika Serikat sendiri khusunya gedung putih menyebut tindakan tersebut sangat ceroboh dan berbahaya.

Karena perbuatannya tersebut, Assange harus tinggal berpindah-pindah tempat. Mungkin hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar bagi dirinya karena pada masa kecilnya dulu dia juga selalu berpindah tempat dengan ibunya. Bahkan Assange pernah menginap di bandara, kadang dia berada di Australia, Tanzania bahkan Kenya.

Penghargaan Untuk Wikileaks dan Julian Assange

Situs Wikileaks sendiri sempat beberapa kali mendapatkan penghargaan, diantaranya adalah penghargaan media dari Amnesty International pada tahun 2009. Penghargaan Economist Index on Cencorship pada tahun 2008 dan penghargaan Sam Adams Awards pada tahun 2010.

Julian Assange pun tidak luput dari penghargaan. Assange sempat dinobatkan sebagai salah satu dari 25 visional yang akan mengubah dunia versi majalah Utne Reader, bahkan majalah Time pun memberikan gelar Person of The Year 2010 kepada Julian Assange

Dampak Dari Adanya Situs Wikileaks.

Berkat situs Wikileaks yang dibuat oleh Julian Assange dan beberapa temannya ini memberikan dampak yang cukup besar bagi negara-negara adidaya. Bahkan Amerika Serikat pun sampai ciut saat menghadapi Julian Assange. Bukan hanya Amerika Serikat yang menjadi korban dari hasil dokumen rahasia yang dipublish kepada publik oleh Wikileaks. Negara-negara seperti Jepang, China bahkan Indonesia juga turut direpotkan oleh dokumen yang dibeberkan oleh Wikileaks.

Itulah biografi pendiri Wikileaks Julian Assange, walaupun artikel ini sangat sederhana namun saya berharap para pembaca dapat lebih mengenal siapa sosok dibalik situs Wikileaks yang banyak membocorkan dokumen dokumen rahasia.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net

Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *