Sunday , June 16 2024

Apple Hentikan Penjualan di Rusia

Apple Hentikan Penjualan di Rusia

lebakcyber.net – Apple Hentikan Penjualan di Rusia. Perusahaan teknologi raksasa Apple menghentikan penjualan pada produk miliknya di Rusia untuk sementara waktu, hal tersebut disebabkan pecahnya perang antara Rusia dan Ukraina pada hari Kamis (24/02/2022).

Hal tersebut juga disampaikan langsung oleh pihak Apple dalam sebuah pernyataan. Selain menghentikan penjualan dari berbagai produknya, pihak Apple juga memberikan batasan untuk akses layanan digital seperti Apple Pay dan juga menghapus aplikasi media yang dibuat oleh Pemerintah Rusia.

Hal tersebut pastinya membuat para warga Rusia tidak bisa lagi membeli produk milik Apple seperti iPhone, iPad dan juga Mac secara resmi di Rusia.

Dan dua buah aplikasi yang dibuat oleh Pemerintah Rusia yang telah dihapus di App Store yang merupakan toko aplikasi digital milik Apple adalah RT News dan Sputnik News.

Dikutip dari halaman CNN (02/03/2022) pihak Apple mengatakan “Minggu lalu kami telah menghentikan ekspor untuk saluran penjualan Kami di Rusia. Apple Pay serta berbagai layanan lainnya juga turut dibatasi. Sputnik News dan RT News sudah tidak dapat lagi di unduh dari App Store diluar Rusia”.

Pihak Apple juga menambahkan kalau pihaknya sudah menonaktifkan data lalu lintas Apple Maps untuk negara Ukraina dengan tujuan agar melindungi pengguna disana.

Semua langkah tersebut dilakukan Apple setelah pihak Apple menerima surat yang berasal dari Wakil Perdana Menteri Ukraina, Mykhailo Fedorov yang meminta kepada perusahaan teknologi raksasa tersebut agar menghentikan layanan dan juga penjualan produk mereka di Rusia.

Upaya yang diambil oleh Apple tersebut juga sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Tim Cook yang merupakan CEO dari Apple, dalam unggahannya di Twitter beberapa minggu yang lalu.

Tim Cook memberikan rasa pedulinya kepada Ukraina dan berusaha untuk mengambil beberapa misi kemanusiaan untuk bisa membantu negara tersebut.

 

Tindakan Google dan Facebook

Bukan cuma perusahaan Apple saja, beberapa perusahaan teknologi lain juga mengambil langkah yang sama untuk membantu Ukraina dan mencoba meredam kekacayan yang sedang terjadi disana.

Salah satunya adalah langkah yang diambil oleh Meta yang telah memblokir beberapa akun Facebook milik media yang mendapat sponsor dari Pemerintah Rusia agar kontennya tidak dapat dimonetisasi melalui iklan-iklan yang tampil.

Selain itu juga beberapa konten dari sejumlah akun berita milik Rusia ikut terkena sensor sebagai hasil dari penelusuran tim cek fakta yang ada pada platform tersebut.

Google sendiri ikut memblokir beberapa channel Youtube yang berbahasa Rusia yang diduga isinya berupa propaganda.

Selain itu mereka juga tidak memasukan konten dari channel yang termasuk dalam kategori tersebut kedalam fitur yang direkomendikasikan oleh platform YouTube.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *