Sunday , August 25 2019
Home / The Lounge / Sisi Gelap Internet / Ancaman Dari Teknologi Deepfake

Ancaman Dari Teknologi Deepfake

foto : petapixel

Ancaman Dari Teknologi Deepfake

lebakcyber.net – Ancaman dari teknologi deepfake. Video di dunia maya sekarang ini sudah menjadi daya tarik tersendiri. Tontonan yang disajikan pembuat vlog, tokoh atau aktor menjadi hiburan yang mengasyikan penontonnya.

Namun sekarang ini warganet harus waspada, karena sejumlah ahli pemrograman sudah berhasil membuat teknologi yang dapat menggantikan wajah seseorang yang ada didalam video termasuk dengan mimik yang diciptakan didalam video.

Teknologi ini juga bisa mencipatakan wajah orang lain melalui gesture yang diciptakan oleh sebuah model.

Teknologi tersebut bernama deepfake. Teknologi deepfake sendiri pada dasarnya menggunakan kecerdasan buatan dan juga deep learning yang berkaitan dengan sistem neural suatu objek.

Salah satu contohnya dari bahaya teknologi deepfake ini pernah diuji coba oleh tim dari BuzzFeed dengan menirukan gerakan dari sutradara Jordan Peele.

Tim membuat sebuah video mantan presiden Amerika Serikat Barrack Obama. Dalam video deepfake tersebut, Obama seperti sedang mengucapkan kata-kata kasar kepada presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Padalah video tersebut diciptakan dari gerakan yang diciptakan oleh Peele. Sementara untuk suara Obama sendiri diambil dari potongan komentar mengenai film Black Panther. Wajah asli Obama diambil dari beberapa foto yang ada di internet.

Selebritas Hollywood Pernah Jadi Korban

Penggunaan aplikasi yang mulai tenar di Reddit ini sempat menjadi pembicaraan karena menyasar beberapa selebritas Hollywood.

Dengan menggunakan aplilkasi ini, para aktris Hollywood yang memiliki paras rupawan seperti Emma Watson, Scarlett Johansson, Daisy Ridley dan Sophie Turner pernah menjadi korban dari deepfake.

 

Bahkan ancaman dari aplikasi deepfake tersebut sempat membuat resah beberapa anggota parlemen di Amerika Serikat. Dikutip dari halaman endgadget, tiga anggota parlemen sempat melaporkan teknologi deepfake tersebut ke Direktur National Intelligence Amerika Serikat.

Salah satu anggota parlemen Amerika Serikat dalam suratnya yang ditulis pada bulan September 2018 mengatakan “Video, audio atau gambar yang dipalsukan dapat digunakan untuk menjadikan seorang individu menjadi target pemerasan atau kejahatan lainnya.”

Anggota parlemen Amerika Serikat khawatir mengingat teknologi deepfake tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang salah. Sehingga dapat mengancam keamanan Amerika Serikat dan publik Amerika Serikat sendiri.

Bahkan di beberapa channel Youtube, ada beberapa akun yang menggunakan deepfake untuk membuat konten video yang lucu. Salah satu channel Youtube yang membuat video menggunakan deepfake adalah channle dengan nama deepfakes.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *