Saturday , October 19 2019
Home / The Lounge / Kabar Tekno / 5 Ancaman Kejahatan Cyber Yang Sering Terjadi

5 Ancaman Kejahatan Cyber Yang Sering Terjadi

foto : StepFeed

5 Ancaman Kejahatan Cyber Yang Sering Terjadi

lebakcyber.net – 5 ancaman kejahatan cyber yang sering terjadi. Ancaman cyber security tidak pernah berhenti dan akan selalu berkembang seiring dengan tumbuhnya suatu perusahaan. Para pelaku cyber crime selalu memanfaatkan teknologi baru untuk mengidentifikasi target dan meluncurkan serangan dari berbagai skala industri.

Grant Thornton yang merupakan perusahaan jasa audit, tax dan advisory mempublikasikan laporan ‘Cyber Security : The Board Report 2019’ untuk mengindentifikasi apa saja ancaman cyber terbaru dan juga bagaimana peran penting petinggi perusahaan dalam memerangi resiko cyber.

Data statistik mencatat, dua pertiga dari bisnis menengah atau besar mengalami setidaknya satu penyusupan atau serangan cyber dalam 12 bulan terakhir. Sebanyak 73% dari 500 perusahaan yang disurvey melaporkan kerugian mencapai 25% dari pendapatan akibat adanya serangan cyber yang mereka alami.

Advertisements

Menurut Grant Thornton, setidaknya ada 5 bentuk kejahatan cyber terkini yang bisa menyerang perusahaan dan mendatangkan resiko tinggi bagi operasional bisnis perusahaan. Dan berikut ini adalah 5 ancaman kejahatan cyber yang sering terjadi di dunia IT.

Ransomware

Para pelaku kejahatan cyber menginstall software untuk mematikan sistem bisnis atau membaut bisnis menjadi offline. Perusahaan yang terkena ransomware ini harus membayar sejumlah uang tebusan sebelum ransomware dihapus atau dinonaktifkan. Dalam variasinya, penyerang mengancam akan membuat data menjadi korup sehingga tidak lagi dapat digunakan kalau uang tebusan tidak dibayarkan.

Pencurian Data

Penyerang mencuri data pelanggan kemudian menjualnya ke oknum lain yang selanjutnya melakukan pencuurian identitas. Atau para pelaku kejahatan cyber yang melakukan pencurian data tersebut akan meminta pembayaran untuk mengembalikan data yang dicuri tadi.

Advertisements

Penambangan Bitcoin

Bentuk kejahatan cyber yang dapat dikatakan relatif baru namun semakin banyak terjadi adalah para pelaku kejahatan cyber akan memasang software pada sistem IT perusahaan dan membajak prosesor untuk menghasilkan mata uang kripto seperti Bitcoin. Dan hal tersebut menyebabkan sistem bisnis akan melambat atau terhenti.

Menyamar Sebagai CEO atau petinggi Perusahaan

Pengintaian online atas data publik memungkinkan para pelaku kejahatan cyber menyamar sebagai CEO atau direktur keuangan. Pelaku kemudian bisa meminta perubahan detail pembayaran pada faktur dan mengalihkan pembayaran ke akun mereka sendiri.

Pencurian Property Intelektual

Spionase tidak hanya terbatas pada aksi mata-mata di suatu negara. Spionase industri adalah ancaman nyata yang sekarang ini sedang terjadi, biasanya yang melakukan kegiatan tersebut adalah perusahaan saingan yang menargetkan sistem perusahaan saingan mereka untuk mencuri property intelektual yang mereka miliki.

Itulah 5 ancaman kejatan cyber yang sering terjadi di dunia IT. Sebaiknya para petinggi IT di suatu perusahaan lebih memperhatikan sistem keamanan yang mereka miliki agar kejahatan dalam dunia IT diatas tidak menimpa perusahaan mereka.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *