Sunday , September 20 2020
Home » The Lounge » News » 30 April Nanti Layanan Hooq Resmi Ditutup

30 April Nanti Layanan Hooq Resmi Ditutup

foto : Hooq

30 April Nanti Layanan Hooq Resmi Ditutup

lebakcyber.net – 30 April nanti layanan Hooq resmi ditutup. Setelah sebelumnya sempat dikabarkan mengakujan likuidasi, sekarang Hooq akan secara resmi meutup layanannya. Layanan video on-demand yang sudah beroperasi di Indonesia beberapa tahun kebelakang tersebut akan ditutup tanggal 30 April 2020 nanti.

Dengan begitu, para pelanggan yang menikmati layanan Hooq sudah tidak dapat lagi menikmati layanan tersebut per tanggal 30 April 2020.

Guntus S. Siboro selaku Country Head HOOQ Indonesia mengatakan bahwa pemegang saham dari HOOQ sudah mengisi likuidasi HOOQ yang dilakukan di Singapur pada tanggal 27 Maret 2020 lalu.

Advertisements

Sejak likuidasi tersebut diajukan, Guntur juga mengatakan bahwa nantinya para pelanggan tidak akan lagi dikenakan biaya berlangganan. Dirinya juga menegaskan kalau tidak akan menerima aktivasi dari para pelanggan baru.

Guntur juga menambahkan bahwa sejak likuidasi dilakukan sudah tidak ada lagi charging biaya kepada para pelanggan existing dan juga pihak Hooq sudah tidak lagi melakukan aktivasi pelanggan baru.

Advertisements

Dan mengenai nasib dari para karyawan Hooq yang berada di Indonesia, Guntur juga menjelaskan bahwa karyawan perusahaan akan diberhentikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Layanan Hooq sendiri ditutup bukan hanya terjadi di Indonesia saja, tapi juga di semua negara lain dimana perusahaan Hooq beroperasional. Seperti di negara Thailand, India, Singapura dan juga Filipina. Para karyawan di negara-negara tersebut juga akan mengalami dampak yang sama dengan para karyawan di Indonesia

Kabar tersebut memang sangat mengejutkan, apalagi kalau dilihat Hooq belum lama ini memberikan beberapa konten baru di Indonesia. Misalnya saja pada bulan Februari 2020 lalu, Hooq Indonesia menghadirkan film Brata Season 2. Selain itu, Hooq juga sempat menyajikan konten lokal yang lebih banyak pada tahun 2020 ini.

Secara total pada akhir tahun lalu saja, Hooq sudah mengeluarkan 19 konten baru, diantaranya 12 serial dan juga tujuh film sebagai langkah untuk mewujudkan 100 Hooq Originals yang ditargetkan pada kuartal kedua tahun 2020.

Investasi dari konten yang besar tersebut juga dinilai dapat memungkinkan perusahaan agar semakin berkembang dan juga memproduksi serta menayangkan lebih banyak Hooq Original pada platformnya.

Namun sayangnya para pemegang saham di perusahaan tersebut memiliki rencana lain sampai mengajukan likuidasi saham, padahal total produksi dari Hooq Original sampai sekarang ini sudah mencapai 59 produksi dari semua kawasan yang ada di Asia Tenggara.

About Firdan Ardiansyah

Admin di lebakcyber.net Untuk berhubungan dengan saya, silahkan kirim email ke : firdan@lebakcyber.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *